Daftar pustaka kartasapoetra 1987

Kini dan dimasa yang akan datang, kiranya konotasi dan gambaran itu harus berubah dan semestinya dirubah. Perubahan paradigma pembangunan pertanian dan perdesaan ke arah desentralisasi, peningkatan daya saing, dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, membawa konsekuensi terhadap paradigma penyuluhan. Memasuki era otonomi daerah, terjadi perubahan kelembagaan penyuluhan dan peran penyuluh.

Di sisi lain, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam beberapa dekade ini telah berpengaruh terhadap perubahan perilaku masyarakat.

Meningkatnya aksesibilitas kawasan dan keterdedahan masyarakat atas informasi yang ada juga sangat mendukung percepatan perubahan perilaku tersebut. Di bidang pertanian, perubahan perilaku petani digerakkan melalui upaya penyuluhan pertanian. Akan tetapi, dalam dekade terakhir ini model penyuluhan konvensional sebagai bagian strategis dalam proses pembangunan mulai dipertanyakan relevansinya, dan bahkan di beberapa tempat muncul keinginan untuk memarjinalkan peran penyuluhan.

Penyuluhan dianggap tidak mampu memberikan peran yang bermakna bagi proses pembangunan dan mobilisasi dana pembangunan,dan karenanya tidak diperlukan. Di sisi lain, Patton dan Miller dalam P3P Unram menganggap bahwa penyuluhan menjadi organisasi masa depan. Bagaimana masyarakat pertanian di masa yang akan datang ditentukan oleh bagaiamana lembaga penyuluhan memainkan perannannya.

Dalam perspektif mereka penyuluhan harus mengalami pergeseran paradigma, kalau peran strategis itu mau diwujudkan. Bahasan berikut ini akan mengkaji pengertian dan makna penyuluhan, serta falsafah, konsep dan prinsip penyuluhan.

Menurut Van Den Ban, A. S Hawkinsistilah penyuluhan pertama kali digagas oleh James Stuart dari Trinity College Canbridge pada tahunsehingga kemudian Stuart dikenal sebagai Bapak Penyuluhan. Secara harfiah penyuluhan berasal dari kata suluh yang berarti obor ataupun alat untuk menerangi keadaan yang gelap.

Dari asal perkataan tersebut dapat diartikan bahwa penyuluhan dimaksudkan untuk member penerangan ataupun penjelasan kepada mereka yang disukai, agar tidak lagi berada dalam kegelapan mengenai suatu masalah tertentu Berbagai istilah digunakan pada berbagai Negara menggambarkan proses-proses belajar penyuluhan extentionseperti Van Den Ban, A.

Dalam Bahasa Belanda voolichthing berarti memberikan penerangan. Penerangan itu dilakukan oleh para ahli pertanian dan pihak lain, termasuk penyuluh beserta organisasinya bagi seseorang yang tidak menemukan jalan. Istilah itu digunakan selama masa penjajahan, terutama di negara-negara yang menjadi jajahannya, termasuk Indonesia.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal

Kata itu dipengaruhi oleh Bahasa Inggeris development. Perkembangan diartikan sebagai pemberian saran atau belatung dari seorang pakar kepada seseorang yang dianggap membutuhkan, tetapi saran itu bisa diterima bisa juga tidak, orang tersebutlah yang menentukan pilihan, tidak ada unsur pemaksaan.

Dalam Bahasa Jerman Aufklarung berarti pencerahan. Namun negara itu lebih menekankan dalam bidang kesehatan, yaitu pentingnya mempelajari nilai-nilai yang mendasari hidup sehat. Kata lainnya adalah Erziehung. Kata ini lebih dekat dengan penyuluhan pertanian, yaitu mengajar seseorang sehingga bisa memecahkan masalahnya sendiri. Kata itu menunjukan adanya keinginan untuk meningkatkan kemampuan manusia, atau pelatihan. Definisi tentang penyuluhan pembangunan dan penyuluhan pertanian dikemukakan oleh beberapa ahli dan berbagai lembaga.

S Hawkins mengartikan penyuluhan sebagai keterlibatan seseorang untuk melakukan komunikasi informasi secara sadar dengan tujuan membantu sesamanya memberikan pendapat sehingga bisa membuat keputusan yang benar. Dari berbagai pengertian yang dikemukakan di atas, dapat ditarik suatu hal yang mendasar tentang penyuluhan pembangunan, yaitu : 1 Penyuluhan adalah proses pendidikan, 2 Proses penyuluhan adalah untuk mencapai perubahan perilaku, dan 3 Tujuan penyuluhan adalah meningkatkan kesejahteraan sasaran penyuluhan.

Falsafah Pemahaman falsafah atau filosofi dikemukakan oleh Pang S. Untuk memperoleh kebenaran tersebut perlulah disusun informasi secara tertib dan sistematik. Peranan metode ilmiah melandasi sistematika penyusunan informasi tersebut.Embed Size px x x x x Gelar Pustaka Mandiri. Arikunto, Suharsimi Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Burton, L. The Constructivist Classroom Education in Profile. Perth: Edith Cowan University. Burns, D. Terapi Kognitif. Pendekatan Baru Bagi Penanganan depresi. Penerbit Erlangga. Csikszentmihalyi Creswell, John W. Qualitative Inquiry and Research Design : choosing among the five traditions.

London : Sage Pu blications. Research Design.

Pengertian, Tujuan dan Jenis-jenis Irigasi

Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Second edition. London : Sage Publications. Dahar, Ratna Wilis Teori-Teori Belajar.

IKIP Bandung. Belajar Dan Pembelajaran. Davis, Russel G. Jakarta: Pusat Kurikulum Depdiknas. Bandung : Penerbit Kaifa. Dimyati, M. Disdik SLTP Way the World Learns. Selandia Baru: The Learning Web. Eggen, P. Educational Psychology, Windows on Classroom.If you enjoyed this article just click hereor subscribe to receive more great content just like it.

Subscribe via RSS Feed. Posting Komentar. Univ Pertanian. Beranda Sitemap. Latar Belakang. Cuaca adalah keadaan atmosfer pada suatu saat waktu yang pendek dan pada tempat tertentu.

Sedangkan iklim adalah sintesis atau kesimpulan dari perubahan nilai unsur-unsur cuaca hari demi hari dan bulan demi bulan dalam jangka panjang di suatu tempat atau pada suatu wilayah.

Karakteristik iklim pada permukaan bumi akan berbeda dari tempat ke tempat. Tiap tanaman membutuhkan keadaan cuaca dan iklim tertentu untuk dapat tumbuh berkembang dengan baik sehingga didapatkan hasil yang setinggi-tingginya. Iklim merupakan faktor yang dinamis berpengaruh dalam proses kehidupan. Cuaca dan iklim mempunyai pengaruh yang sangat penting dalam pertanian.

Sebab dalam proses pembentukkan hasil pertanian sangat ditentukan oleh keadaan lingkungan disekitar tanaman tumbuh. Di Indonesia pengetahuan tentang cuaca dan iklim adalah sangat penting sekali karena sering adanya penyimpangan permulaan musim penghujan sangat mempengaruhi terhadap kegiatan usaha tani di Indonesia. Seperti kondisi suhu temperatur udara, curah hujan, pola musim sangat menentukan kecocokan dalam optimalisasi pembudidayaan tanaman pertanian.

Selain itu, adanya manfaat-manfaat penting dalam mempelajari iklim yang ada di Indonesia dalam kegiatan pertanian yaitu:. Pengetahuan hubungan iklim dan pertanian memungkinkan eksplorasi potensi iklim untuk perencaan intensifikasi dan ekstensifikasi produksi.

Sebagai dasar strategi penyusunan rencana dan kebijakan pengelolaaan usaha tani pola tanam, irigasi, pemupukan, tindakan modifikasi, shelterbelt dan lainnya. Tujuan Praktikum. Untuk mengetahui macam-macam unsur cuaca yang dipelajari dalam agroklimatologi. Dapat mengetahui dan mengenal macam-macam alat yang digunakan dalam klimatologi. Dapat mengetahui pengaruh unsur cuaca dalam perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Waktu dan Tempat Praktikum.Posting Komentar. Abubakar, Mustofa. Adiyoga W.

Buletin Ristek Balitbangda Jawa Barat. Ahmadi, Abu. Psikologi Sosial. Rineka cipta. Akmal, S dan Sarono Karakterisasi tepung jagung dan optimasi penggunaannya pada pembuatan filler roti. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Amang, B, Dharma Karsa Utama. Andoko, A. Budidaya Padi Secara Organik. Penebar Swadaya. Anis, Anonymous, Peranan Perempuan. Departemen Pertanian Jatim.

Surabaya Departemen Pertanian Bogor. Anwar W.About Me Disclaimer Privacy Policy. Jika bermanfaat, Mohon di Share ya!. Makalah Pengertian dan ciri-ciri Masyarakat Desa.

daftar pustaka kartasapoetra 1987

Adalah hal sukar untuk menentukan kriteria yang membedakan desa dengan kota. Beberapa kriteria yang diajukan dalam pengertian desa kadang-kadang terasa tidak ekslusif artinya pengertian yang diajukan tidak bisa memisahkan desa dari kota.

daftar pustaka kartasapoetra 1987

Sebut saja aspek kerukunan seperti yang diajukan oleh Sayogyo, aspek ini tidak bisa menjadi satu-satunya kreteria dalam menetukan desa. Dengan begitu pengertian desa yang lebih baik akan bisa dirumuskan.

Kajian sosiologis yang mempelajari interaksi yang terjadi pada masyrakat pedesaan adalah sosiologi pedesaan[3], kajian ini berangkat dari asumsi bahwa untuk membedakan kota dengan desa maka harus dikaji perbedaan interaksi-interaksi masyrakat yang kemudian akan menghasilkan perbedaan yang jelas. Pada pengertian selanjutnya, ketika kata ini diadopsi ke dalam bahasa Indonesia, kata desa berarti menunjukkan wilayah hukum di Jawa.

Istilah ini tampaknya merupakan pengertian desa yang sudah tercoraki politik. Berkaitan dengan itu, UU no. Pada perkembangan selanjutnya, UU no. Wilayah pedesaan adalah wilayah yang penduduknya mempunyai kegiatan utama pertanian, termasuk pengelolaan sumber daya alam, dengan susunan fungsi wilayah sebagai tempat pemukiman pedesaan, pelayanan jasa pemerintah, pelayanan nasional dan kegiatan ekonomi.

Sebuah pengertian yang lebih jelas diberikan oleh Birtanto bahwa desa adalah suatu hasil perpaduan antara kegiatan sekelompok manusia dengan lingkungannya. Hasil dari perpaduan itu adalah suatu wujud atau kenampakan di muka bumi yang ditimbulkan oleh unsur tersebut dan juga dalam hubungannya dengan daerah-daerah lain.

Ada beberapa ciri esensial yang membedakan masyarakat pedesaan dengan masyarakat perkotaan. Pada umumnya, perbedaan ini berdasarkan pada sifat masyarakat desa yang homogen yang berbeda dengan masyarakat urban yang relatif lebih heterogen. Kehomogenan masyrakat pedesaan ini bisa dilihat dari stratifikasi sosial yang ada, suku yang sama dan bahkan di beberapa desa, mayritas penduduknya berasal dari keluarga yang sama. Kehomogenan ini selanjutnya akan mebawa dampak lain yang positif maupun negatif.

Salah satu dampak yang muncul dari kehomogenan masyarakat pedesaan adalah keakraban seluruh komponen masyarakat desa. Adalah merupakan hal sangat umum bahwa di masyrakat desa saling mengenal seluruh anggota sosial masyrakat. Hal ini merupakan dampak positif dari kehomogenan masyarakat. Dalam hubungannya dengan dakwah dalam pembinaan agama masyarakat, hal ini memberi peluang yang sangat bagus dimana kecepatan menyebarnya pesan-pesan dakwah lebih daripada pada masyarakat yang tidak kenal satu sama lainnya.

Kehomogenan masyarakat pedesaan ini, selain membawa dampak keakraban juga akan membawa dampak positif lainnya, yakni bahwa nilai-nilai yang dianut oleh seorang individu akan sangat berpengaruh terhadap tingkah laku individual lainnya yang berinteraksi dengannya. Hal ini dapat dijelaskan bahwa keakraban dan saling kenal antar anggota masyrakat merupakan akibat dari seringnya mereka bertemu, interaksi yang terus menerus,[8] dengan begitu individu dalam masyrakat desa akan selalu menjaga nilai-nilai yang dianut oleh lawan interaksinya.

Dengan begitu dakwah yang berhasil mempengaruhi salah satu individu anggota masyarakat mempunyai peluang untuk mempengaruhi individu yang lain. Sedangkan dampak negatif dari kehomogenan masyrakat pedesaan adalah kurangnya persaingan yang mengakibatkan lesunya mobilitas sosial, baik mobilitas horisontal, geografis maupun vertikal.

Pada umumnya, hubungan-hubungan yang ada pada masyrakat pedesaan dibangun atas beberapa dasar sebagai berikut:. Hubungan berdasarkan kekerabatan adalah dasar yang paling umum yang akan ditemukan pada masyarakat pedesaan.

Semakin kecil atau semakin primitif sebuah masyarakat maka hubungan kekeluargaan ini akan semakin kuat dan sering menjadi satu-satunya dasar hubungan dalam masyarakat tersebut.

Dalam hal ini, pimpinan atau kepala suku adalah orang yang sangat penting dalam membentuk tingkah laku anggota masyrakat, karena dalam hubungan berdasarkan kekerabatan ini melahirkan corak penghormatan terhadap sebuah keturunan dari atas hingga ke bawah.Posting Komentar.

Home Privacy Policy Kesehatan Umum. Cari lebih cepat disini:. Daftar Pustaka Kesehatan. Ilmu Kesehatan Anak.

FKUI A. Abednego, H. Abu Salma. Posted: Februari 16, Fitoestrogen untuk Wanita Menopause. Ilmu Gizi untuk mahasiswa dan Profesi Jilid I.

Adams, George L. Demam Berdarah Dengue. Aditama, Bernida. Rokok dan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia. Aditama, Tjandra Yoga. Rokok dan Kesehatan Edisi 3. Jakarta: Universitas Indonesia 17 Adriaansz. Kesehatan Reproduksi. Adrian, M. Affandi B.Kelarutan Zat Padat dalam Cairan.

daftar pustaka ali, m. (1987). guru dalam proses belajar

Penuntun Praktikum Kimia Fisika. Kimia Fisika Jilid 1. Alberty, Robert. Kimia Fisika jilid 1 Edisi Kelima. Atkins, P. Kimia Fisika 2. Brady, J. Kimia Universitas Asas dan Srtuktur. Binarupa Aksara. Kimia Universitas Asas dan Struktur. Bandung Bueche, F. Seri Buku Schaum Fisika Edisi kedelapan. David, H. Fisika Jilid 1 Edisi ketiga. Day, R.

Analisis Kimia Kuantitatif Edisi 6.

daftar pustaka kartasapoetra 1987

Dogra, S. Kimia Fisika dan Soal-soal. Giles, R. Mekanika Fluida dan Hidraulika edisi kedua. Halliday, R. Fisika Jilid 1. Himmelblau, D.

daftar pustaka kartasapoetra 1987

Prentice Hall Professional Technical Reverence. New Jersey. Kimia Untuk Universitas Jilid 1. Martin, A dkk. Farmasi Fisik. Munson, B. Mekanika Fluida. Perry, S. Chemical Engineering Handbook.


thoughts on “Daftar pustaka kartasapoetra 1987”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *